Pemikiran Skeptisisme Seorang Thomas Hobbes


Thomas Hobbes adalah seorang filsuf, sejarawan, dan ilmuwan Inggris. Filsafat politiknya yang paling terkenal muncul dalam mahakaryanya tahun 1651, Leviathan. lahir di Malmesbury, sebuah kota kecil 25 kilometer dari London pada tanggal 15 April 1588 dan wafat pada 1651.

Kontribusinya masih relevan hingga saat ini, dan itulah eksistensinya sebagai filsuf politik. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah mempunyai kekuasaan yang luas berdasarkan persetujuan warga negara. 

Selama masa tinggalnya yang lama di Paris, Thomas Hobbes secara aktif terlibat dalam lingkaran skeptis besar seperti Gassendi dan Mason, yang berfokus pada studi skeptisisme dan epistemologi. Berbeda dengan kaum skeptis lainnya, Hobbes tidak pernah menganggap skeptisisme sebagai topik diskusi utama dalam tulisannya. 

Meskipun demikian, Hobbes masih dicap sebagai seorang yang skeptis terhadap agama oleh orang-orang sezamannya karena keraguannya terhadap penulis Taurat dan interpretasi politik dan psikologisnya terhadap agama. 

Hobbes sendiri tidak menentang ajaran agama lain, keraguannya mengenai siapa pencipta mosaik tersebut menyebabkan kerusakan besar terhadap tradisi keagamaan dan memberikan dukungan bagi orang-orang yang skeptis terhadap agama di kemudian hari seperti Spinoza dan Isaac Laperel. keyakinan dasar agama.

Tanggapan Hobbes terhadap skeptisisme dan epistemologi bersifat politis dan inovatif, ia percaya bahwa pengetahuan moral dan agama adalah relatif dan tidak ada standar kebenaran mutlak yang mengaturnya. Oleh karena itu, karena alasan politik, standar kebenaran tertentu mengenai agama dan moralitas dirancang dan ditetapkan agar pemerintahan dapat berfungsi secara efektif dan masyarakat yang stabil.

Thomas Hobbes mengambil posisi yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Kristen ortodoks. Ia berulang kali berargumentasi bahwa tidak ada substansi yang bersifat non-materi dan bahwa segala sesuatu, termasuk Tuhan, surga dan neraka, adalah materi yang nyata dan bergerak. Ia berpendapat bahwa "walaupun Kitab Suci mengakui keberadaan roh, mereka tidak mengatakan bahwa mereka tidak berbentuk, yaitu tanpa dimensi dan kuantitas."

Maka dengan begitu dapat dilihat bagaimana sikap Hobbes yang diambil berdasarkan pemikiran dan gagasan yang digunakan olehnya. 



0 Response to "Pemikiran Skeptisisme Seorang Thomas Hobbes"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel