Kumpulan Puisi Pendek Ciptaan Terbaru Kang Thohir


Pada dasarnya kata adalah satuan kata yang membentuk kalimat, menimbulkan makna atau maksud, dan selebihnya membawa makna dan keinginan. Namun terkadang kita sering lupa bahwa kata dan kalimat mengandung perasaan. Hal ini akan terlihat dalam dunia sastra.

Misalnya kumpulan puisi ini mungkin terkesan singkat, namun mengandung makna dan wawasan yang mendalam. Biarkan orang yang membacanya membenamkan diri dalam makna atau tujuannya. Seperti yang ingin disampaikan Kang Thohir berikut ini.


1.
ENTAHLAH APA YANG TERJADI
Karya : Kang Thohir

Panas terik matahari
Musim kemarau menyelimuti
Di antara cuaca ekstrim menghampiri
Sumuk, dingin, panas, dan bokek terpatri

Sungguh mirisnya cuaca ini
Apalagi harga beras meninggi
Disuruh makan ubi
Ah, entahlah apa yang terjadi

Keesokan harinya
Aku masih saja memikirkannya
Meski seharusnya tak dipikirkan
Tapi ini menyangkut masa depan

Di sana depan
Di sini belakang harapan
Ah, kelupaan
Harusnya ada solusi dan kebahagiaan

Brebes, 08 Oktober 2023

2.
MUSIM KEMARAU KIAN GALAU
Karya : Kang Thohir

Sebotol minuman tercecer di emperan
Haus panas musim kemarau
Hati bingung kian galau
Hanya tersisa harapan di masa depan

Ah, entahlah ...
Tunggu solusi dan kebahagiaan
Dahaga pergi menatap keindahan
Meski demikian fakta atau hanya fatamorgana

Brebes, 08 Oktober 2023

3.
MENAWAN CANDU IKATAN RINDU
Karya : Kang Thohir

Tatapan tajam menusuk relung kalbu
Menancapkan benih-benih semu
Butiran ilusi terpampang jelas bidikku
Menawan candu dalam ikatan rindu

Brebes, 08 Oktober 2023

4.
BREBES MELAMBAI ASA
Karya : Kang Thohir

Bersama Brebes melambai asa
Menanti akan ada masa
Pada benih-benih kejayaannya
Berbondong-bondong 'tuk menggapainya

Brebes, 08 Oktober 2023

5.
PALING SENANG BELAJAR SEJARAH
Karya : Kang Thohir

Dulu aku paling senang belajar sejarah
Meski aku bukan orang alim berjamaah
Ya, belajar sejarah emang enggak salah
Yang salah adalah tidak belajar sejarah

Ya, begitulah ...

Brebes, 08 Oktober 2023

6.
DARI DESA MENUJU KOTA
Karya : Kang Thohir

Dari desa menuju kota
Kota singgahsana cinta
Di pertengahan mendamba suasana 
Pada kertas asa akan menjadi sejarah bahagia bersama

Atas semoga ...
Menjadi nyata
Di atas batu permata
Tanpa halangan semata

Brebes, 08 Oktober 2023

7.
AH, SUDAHLAH
Karya : Kang Thohir

Aku terasa begitu lemah
Tak bisa berbuat apa-apa
Hanya diam dan pasrah
Direndahkan dan dihina aku biarkan begitu saja

Ah, sudahlah 
Biasa, ah 
Tetap jalan saja
Tuk melangkah

Hmm ... semangat!

Brebes, 08 Oktober 2023

8.
NYAMUK RESE
Karya : Kang Thohir

Obat nyamuk di depan mata
Biarkan saja menerkamnya
Toh, mereka begitu kejam menggigitnya
Tapi tetap saja aku dikeroyok mereka

Ah, sudahlah

Hahahahahaha

Dasar lu!

Brebes, 08 Oktober 2023

9.
KUPU
Karya : Kang Thohir

K utemukan jati diriku di sini
U ntuk belajar berkarya dan berilusi
P erjuangan amat panjang kulalui
U paya menjadi generasi penerus Kupu tercinta ini

Brebes, 08 Oktober 2023

Bionarasi dari seorang Penulis 

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

0 Response to "Kumpulan Puisi Pendek Ciptaan Terbaru Kang Thohir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel