PUISI Menunggu Tiada Akhir



Saat kamu kecewa karena cinta yang ditunggu-tunggu belum juga tiba, kamu ingin melampiaskan atau mengungkapkan perasaanmu. Ada yang mengungkapkannya dengan menangis, ada pula yang mengungkapkannya dalam bentuk puisi tentang penantian cinta.

Kondisi ini, biasanya melahirkan dua kemungkinan yang akan terjadi, berpisah atau bertahan, banyak yang akhirnya berpisah banyak pula yang memilih bertahan dengan berbagai alasan. 

Seperti yang dilakukan oleh Clara Paramitha dibawa ini, rasanya ia menemukan cara bertahan dengan mengungkapkan apa yang dirasakan lewat puisi, segingga tidak tersimpan menjadi penyakit untuk hatinya dan hubungannya. Dibawa ini puisi yang dimaksud:


PUISI Teruntuk Lelakiku
Karya: Clara Paramitha

Lelaki hitam manis
Ia yang ciptakan rindu dari ketiadaan
Angin timur membawa rasa
Seharusnya dia tahu
Rindu sebagai resiko
Dari apa yang dikatakan cinta

Menggila asa jiwaku
Saat sesuatu yang ku sebut rindu
Tersekat lautan biru
Wahai lelakiku
Jangan biarkan rindu membeku
Keras membentuk batu
Karena cintaku satu untukmu

Dirinya selalu ada di sini
Tapi hanya bayangnya
Di pinggiran kota aku memeluk sepi
Ramai Ibukota tak bisa menggodanya
Sendiri menyimpan rasa diam-diam
Dan menjaga kerahasiaan hati 

Seorang lelaki dari timur
Lelaki berparas rindu
Menyiksa gadis cantik pembenci jarak
Cukup lama belum memaafkan waktu 
Karena belum bisa singkirkan duka
Belum juga datangkan tawa

Hanya ada kenangan di galeri
Terbingkai folder bernama pujaan hati
Sudah berdebu sekali
Tak ada foto baru lagi
Sebab keinginan bertemunya hati
Terhenti di kata nanti

Sesekali hujan deras mengguyur hati
Angin bertiup ingatkan wajahmu
Awan hitam menutupi bayangmu
Raungan guntur membelah tangisan
Derai air mata membasahi bumi

Rasa dingin menyelimuti hatiku
Ada keheningan dan tidak ada pelangi
Seusai hujan jatuh
Langit tanpa warna cerah
Langit sepertinya sedang berduka

Tidak ada sinar matahari pagi
Hanya rasa dingin yang tersisa
Lagu dari sunyinya hati
Dari keinginan yang tidak tercapai
Pada penantian tiada akhir

Lelaki manisku
Pilu datang kepadaku 
Berbentuk ribuan ilusi
Awan kelabu gelap menutupi hatiku
Meskipun terjebak digelap gulita
Hatiku masih berjalan menuju hatimu
Dengan cinta di tangan kananku
Menanti datangmu menggenggam tanganku

Kamis 7 September 2023

Nah demikian puisi yang dituliskan oleh Clara Paramitha, mungkin ini yang ada dalam hatinya yang menunggu seorang pujaan hati yang misterius bagi kita tapi tidak untuk hatinya Clara. Hehe. 

Maka kita hanya bisa berharap dan berdoa semoga mereka cepat bertemu, semoga apa yang diharapkan oleh hatinya Clara secepatnya dapat terjadi. 

0 Response to "PUISI Menunggu Tiada Akhir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel