20 Puisi Pendek Karangan Kang Thohir Terbaru


Secara umum kita memahami bahwa kata adalah satuan kata yang membentuk kalimat, menimbulkan makna atau maksud, dan selebihnya membawa makna dan keinginan. Namun terkadang kita sering lupa bahwa kata dan kalimat mengandung perasaan. Hal ini akan terlihat dalam dunia sastra.

Misalnya, kumpulan puisi ini mungkin terkesan singkat, namun mengandung makna dan sentimen yang mendalam. Biarlah orang yang membacanya ikut tenggelam dalam merasakan makna atau tujuannya.

1.
TRAGEDI TOPI KOTOR DAN RUSAK
Karya : Kang Thohir

Topi kotor dan rusak
Dibuat minder dan malu
Sempat disinggung karena jorok
Sambil menatap diri yang malu

Ah, sudahlah
Aku ini siapa?
Enggak ada yang kenal juga
Hmm ... tetap jalan saja
Melangkah
Pasrah

Brebes, 24 September 2023

2.
PADA BISIK-BISIK MALAM
Karya : Kang Thohir

Biarlah aku bermimpi di sini
Meski orang-orang membenci
Pada bisik-bisik malam 
Bertabur dingin yang mencekam

Brebes, 24 September 2023

3.
MASIH SAJA GELISAH
Karya : Kang Thohir

Hari ini aku masih saja gelisah
Bagaimana aku melangkah
Meski susah payah
Merakit mimpi kapan akan menjadi indah

Brebes, 25 September 2023

4.
TENTANG MEREKA YANG RAKUS
Karya : Kang Thohir

Tentang mereka yang rakus
Begitu serakah dan ketus
Dikuasai oleh sang durjana
Bak seorang raja yang menguasai istana

Brebes, 25 September 2023

5.
TANAH AIR MELAYU REMPANG
Karya : Kang Thohir

Tanah air Melayu Rempang kini berubah air mata
Tanah yang melahirkan damai dan cinta
Sebelum Indonesia merdeka
Tanah Melayu Rempang bukti sejarah Indonesia

Jangan kau ambil, Tuan
Ini tanah kami

Brebes, 25 September 2023

6.
PENGECORAN JALAN DEPAN RUMAH
Karya : Kang Thohir

Pengecoran jalan depan rumah
Aku sulit melangkah
Jalanan pun semakin tinggi dari halaman rumah
Tapi ada baiknya sih, jalanan semakin mudah

Alhamdulillah

Brebes, 25 September 2023

7.
SULIT DIBEDAKAN!
Karya : Kang Thohir

Kelihatan manis di depan
Tapi pahit di belakang
Pada sejuta keniatan aroma kejahatan
Penuh ambisi dalam kedustaan dan penghianatan

Sulit dibedakan!

Brebes, 25 September 2023

8.
MASIH LUKA DAN BERDEBU
Karya : Kang Thohir

Dari mana kita akan bersama
Bila kecewa menyelimuti jiwa
Seakan hilang separuh cinta
Kini kita hirap intuisi pada sukma

Kalbu itu
Masih luka dan berdebu
Pilu
Sembilu

Brebes, 25 September 2023

9.
MATA-MATA DURJANA
Karya : Kang Thohir

Mata-mata durjana ada di mana-mana
Di pojok, di tengah, di atas, di bawah, dan di pinggiran
Aku pun sulit menapaki asa
Dibuat resah gelisah
Jalan seakan susah
Aku sebenarnya ingin pasrah
Tapi apalah daya aku tak kuasa
Apakah aku harus menyerah?
Ah, entahlah
Aku harus bagaimana?
Sedangkan aku kesendirian
Terbelenggu di antara kelicikan dan kejahatan
Hanya setitik asa yang hampir sirna
Sungguh aku merana

Aku harus berbicara kepada siapa?

Brebes, 25 September 2023

10.
PROVOKASI KORBAN IRI DENGKI
Karya : Kang Thohir

Provokasi sering kali terjadi
Sehingga banyak orang membenci
Padahal ia hanya korban iri dengki
Hingga mereka tak punya hati nurani 
Entah kemana ia akan pergi
Hanya kesedihan menyelimuti
Hari-hari hanya dicaci-maki
Tak ada yang peduli
Sungguh mirisnya hati
Ia berharap untuk menanti
Harapan cinta 'kan kembali

Brebes, 25 September 2023

11.
TERSAPU OMBAK MENEPI
Karya : Kang Thohir

Jerit-jerit di tepi sungai sunyi
Tersapu ombak menepi
Terbungkus deraian 
Tenggelam kelam menatap harapan

Brebes, 25 September 2023

12.
ATAS KEBODOHANKU
Karya : Kang Thohir

Atas kebodohanku membuat aku merana
Didustakan oleh kelicikan
Entah aku yang terlalu nurut
Membuat aku larut

Tidur pun tak nyenyak
Masalah terlalu banyak
Aku terhenyak
Bagai debu yang terinjak

Brebes, 25 September 2023

13.
PASAR MALAM DATANG LAGI
Karya : Kang Thohir

Pasar malam datang lagi
Mungkin setiap tahunnya akan terus ada
Semua orang senang melihatnya
Ada yang nonton dangdutan dan ada yang asyik naik banjakkan
Sungguh menyenangkan sekali
Hingga mereka terlena lupa larut malam
Karena terlalu asyik hingga tenggelam

Brebes, 25 September 2023

14.
KUNCI SAKTI
Karya : Kang Thohir

Kunci sakti itu sedikit lincah
Di antara ruang dan waktu
Terbuka dinding itu
Masuk dalam arah melangkah

Brebes, 25 September 2023

15.
MEMILIH KEDAMAIAN
Karya : Kang Thohir

Aku lebih memilih kedamaian
Daripada keramaian
Aku termangu dalam kesunyian
Namun hakikatnya adalah ketenangan

Brebes, 25 September 2023

16.
MERONA MERANA
Karya : Kang Thohir

Andai saja aku memilih yang setia
Mungkin aku tidak akan terluka
Pada bibir manis yang merona
Hinggap arti terluka oh merana

Brebes, 25 September 2023

17.
MAAFKAN AKU DUHAI GURUKU TERCINTA
Karya : Kang Thohir

Maafkan aku duhai guruku tercinta
Bila membuatmu terluka
Aku ingin membalas jasa
Namun aku tak bisa

Oh, entah aku harus bagaimana?

Brebes, 25 September 2023

18.
PETA CINTA DIHANTARAN RASA
Karya : Kang Thohir

Peta cinta dihantaran rasa
Mencari-cari hakikat tiba-tiba
Oh, di manakah dia? Tuh, di situ
Tersenyum manis bagai madu

Aduhai, rasa itu
Hm ... terbanglah ragaku
Bersamamu
Oh, permata hatiku

Brebes, 25 September 2023

19.
TEMBOK MENGUNING
Karya : Kang Thohir

Tembok kamar kian menguning
Selaput pudar retak hancur
Terganggu saat aku tertidur
Dinding itu semakin mengering

Brebes, 25 September 2023

20.
WASPADA
Karya : Kang Thohir

Waspada tetap waspada
Tanpa ada jeda
Tengok kanan kiri
Jangan terkecoh ketika bahaya menghampiri

Brebes, 25 September 2023

21.
DI LENSA ITU
Karya : Kang Thohir

Cahaya mata di lensa itu
Terpancar kilau
Duduk di ruang semu
Aku terpukau

Brebes, 25 September 2023


Biografi Penulis :

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

0 Response to "20 Puisi Pendek Karangan Kang Thohir Terbaru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel