Puisi Seharusnya Kau Malu

Puisi Seharusnya Kau Malu
Foto oleh Yaomil Akbar dari Pexels

Puisi Seharusnya Kau Malu - Merupakan salah satu puisi yang ditulis dengan bentuk satire namun agaknya bisa dengan mudah dapat dipahami, bukan begitu?

Terlebih, puisi adalah salah satu alat menyuarakan rasa apapun yang ada di hati, dengan bahasa puisi dibawah ini setidaknya dapat dibaca dan diresapi..

Puisi Seharusnya Kau Malu 

Apa kau tak malu memohon 
kepada langit tuk kesempatan 
ketiga?

Nafsu berkuasa menguasai 
jiwamu, seketika mati semua 
inderamu

Tampaknya kau akan kembali 
minta kesempatan kempat, 
kelima?

Terasanya pasti demikian, 
selama yang kau tampilkan 
kepura-puraan

Apakah kau tak merasakannya, 
jauh di lubuk hati publik 
tak menyetujuinya?

Harusnya ikuti hati kecilmu, 
sebab yang kau minta hanya
perpanjang kegagalanmu

Janganlah menjadi serakah 
karena beberapa bisikan, kau 
harus bisa melihat kenyataan 

Bahwa telah banyak orang 
mengeluhkan perangaimu, 
dan ulah golonganmu

Berhentilah mengejar hal itu, 
tak akan membantu, setelah 
melihat kinerja mu

Bukankah kata yang digunakan 
begitu mudah, semestinya 
dapat kau cerna?

Aku ialah seorang dari banyak 
rakyatmu, yang terpaksa harus
berkata jujur untukmu

Tak dipaksa tuk mengikuti, tapi 
cobalah untuk mengerti, 
sesuatu yang datang dari hati..

Bumi, Indonesia 2022
Demikianlah sekilas tentang rasa sesal namun berbalut rasa kemanusiaan didalamnya. Dimana semuanya masih di sampaikan dengan baiknya..


0 Response to "Puisi Seharusnya Kau Malu "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel