Puisi Kau Penakluk Hatiku

Puisi Kau Penakluk Hatiku
Foto oleh Matt Hardy dari Pexels

Puisi Kau Penakluk Hatiku - Ialah hikayat tentang sebuah kisah cinta yang terbangun terjalin antara dua orang anak cucu Adam. Dimana baru menuai cinta tapi harus rela berjarak.

Terlebih, yang dimaksud dengan 'satu sasi' adalah sebuah kalimat dalam bahasa Jawa yang berarti satu bulan.

Puisi Kau Penakluk Hatiku

Mata batinku melihat kehangatan 
wajah ayahku, ada dalam dirimu 

Itu menaklukkan hatiku, membuat 
jatuh cinta dan patuh di pelukmu

Suatu kelebihan yang tidak dimiliki 
oleh kaum lelaki lainnya.

Setelah hati terpikat, memaksaku
mulai mengeja kata-kata rindu

Dimana baru menuai cinta, terpaksa
belajar berdamai dengan jarak

Semua karena pekerjaanmu, yang 
tak mau mengerti perasaanku.

Sudah satu sasi, raga ini sebatang 
kara mencoba mengendalikan rindu

Namun nyatanya tak tertahan, 
merajalela di sekujur dinding hati

Seperti hantaman keras meteor, 
yang susah ku kelola dengan baik.

Maka. Cepatlah kembali, sesuai 
dengan janjimu di ujung pelukan..


Bumi, Musim Hujan Gerimis


Demikianlah sebuah puisi cinta yang datang dari sebuah ungkapan hati seseorang wanita yang mencoba memperlihatkan kenyataan hatinya..




0 Response to "Puisi Kau Penakluk Hatiku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel