Terbaru, 4 Puisi Pendek Karangan Kang Thohir


Kata dan kalimat menjadi lebih kuat jika mengandung makna dan bermanfaat bagi orang lain. Saya tidak tahu apakah itu banyak orang atau "beberapa" orang. Namun, memang tidak mudah untuk mencapai makna tersebut jika kita hanya menuliskan beberapa status di media sosial yang cenderung curhat, bergosip, menghina atau bahkan memfitnah.

Nah itulah salah satu bentuk penggunaan kata untuk membentuk makna yang sepertinya pernah dilakukan oleh pria bernama Kang Thohir berikut ini. silakan membaca ya. 


1. KEMARIN DAN SEKARANG
Karya : Kang Thohir

Kemarin tanganku keiris pisau
Sekarang kakiku berdarah di sawah
Membuat aku sakit dan risau
Badan terasa sakit semua sulit 'tuk melangkah

Brebes, 11 November 2023

2. DI MASJID ISTIQLAL
Karya : Kang Thohir

Di Masjid Istiqlal Jakarta
Aku pun sholat di sana
Dengan bangunan yang megah
Aku melangkah bersujud pasrah

Waktu itu aku habis ziarah
Lalu aku berkunjung ke masjid Istiqlal
Perjalanan Brebes ke Jakarta jarak melangkah
Dengan asa yang handal

Menatap bangunan yang besar-besar dan megah
Membuat aku wah
Dengan senyuman bahagia
Pas pertama kalinya aku ke Jakarta

Brebes, 11 November 2023

3. SOROGAN
Karya : Kang Thohir

Dulu waktu aku di pondok pesantren
Setiap malam ba'da maghrib ada kegiatan sorogan
Baca kitab dan menerangkan
Ya, meskipun banyak tantangan
Sebab kitabnya gundul dan harus dimaknakan
Tapi, asyik setelah itu banyak ilmu dan keberkahan
Alhamdulillah
Namun sebenarnya aku anak yang malas untuk menghafal kitab nadhoman
Karena aku hobinya kabur-kaburan
Hehehehe
Ya, begitulah aku
Suka terang-terangan

Brebes, 11 November 2023

4. AKU BERSABAR ATAS PERILAKUNYA
Karya : Kang Thohir

Dia berkata kepadaku, "Ah, lebay!" Dengan nada angkuh dan pongah berkata di depan orang-orang. Dia suka menjelek-jelekkanku dengan segala kekuranganku, meski hanya satu kesalahan saja, perkataan itu bisa menyebar kemana-mana dan di mana-mana. Membuat aku semakin risih dan buruk di mata mereka. Hem! Aku hanya bisa berdiam saja dan bersabar atas perilakunya.

Brebes, 11 November 2023


Bionarasi Penulis :

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

0 Response to "Terbaru, 4 Puisi Pendek Karangan Kang Thohir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel