9 Puisi Terbaru Ciptaan Kang Thohir


Menulis adalah sebuah kegiatan untuk mengekspresikan apa yang ada dipikiran atau apa yang dipikirkan, sedangkan menulis puisi lebih spesifik lagi. Dimana biasanya seorang penulis puisi mendengarkan hatinya terlebih dahulu kemudian menimbang kata-kata dan kalimatnya dikepalanya. 

Mungkin ini yang sedang dilakukan oleh Kang Thohir sehingga beliau begitu produktif dalam melahirkan karya-karya indahnya seperti yang dibawah ini. Silahkan dibaca ya. 


1. RUMAH KHAYALAN
Karya : Kang Thohir

Rumah khayalan di langit harapan
Menepi sajak penantian    
Akan berlabuh di atas keindahan
Bila rumah itu segera dibangun
Dengan epik dan anggun

Rumah khayalan bak istana
Megah dan mewah hakikatnya cinta
Permadani bertamasya rasa 'kan nyata

Brebes, 14 November 2023

2. DIBENTAK
Karya : Kang Thohir

Dibentak membuat aku retak
Di antara atma dan kalbu terkoyak
Kaget dan panik
Dia berucap marah, mata pun mendelik

Brebes, 14 November 2023

3. ORANG NAKAL
Karya : Kang Thohir

Orang nakal 
Dalam segala hal
Sering berkata serius namun nakal
Di depan ya di belakang enggak
Membuat aku tak tegak
Menghadapi orang nakal ini
Licik penuh tipuan kerdil
Dan jahil
Aku kadang marah dan sakit hati
Namun aku hanya diam sunyi
Tak ingin ada pertengkaran
Hanya karena ini
Ah, entahlah
Aku bisa apa?

Brebes, 14 November 2023

4. HANYA KELAS EMPAT SD SAJA
Karya : Kang Thohir

Aku sekolah hanya sampai kelas empat SD saja
Ya, meski aku sering direndahkan sih
Karena tak tamat SD
Membuat aku menyesal dan kecewa
Tak bisa meneruskan sekolah
Ya, memang dulu aku sangat bodoh
Makanya aku tak naik kelas dua kali
Karena itu aku putuskan sekolah
Tapi alhamdulilah
Aku bisa menulis dan membaca
Itu pun aku sudah bersyukur
Meski aku belum bisa duwur

Brebes, 14 November 2023

5. BESTEL
Karya : Kang Thohir

Setiap bulan sekali aku bestel
Itu kebiasaan di pondok aku dulu yang bestel
Bahwa marak bestel itu begitu histeris
Karena ada zaburan gratis

Brebes, 14 November 2023

6. AULA PONDOK
Karya : Kang Thohir

Aula pondok tempat belajar, mengaji, sholat, sholawatan, tidur, ngobrol, dan berkumpul
Aku pun sering berkumpul
Suka bercanda tawa dan berbagi ilmu
Meski waktu itu aku santri baru
Ya, namanya juga aula
Tempat berkumpul dan bercerita
Ada suasana damai
Membuat ramai
Menatap cahaya indah
Penuh berkah
Cahayanya para calon jannah

Brebes, 14 November 2023

7. MERIL DI PONDOK
Karya : Kang Thohir

Di pondok marak yang namanya meril
Ada anak cakep kayak cewek
Ditemani seperti kekasihnya
Akrab mengakrabi namun agak jahil
Dicubit pipinya
Ya, mungkin karena masih imut dan putih
Cakep dan manis
Membuat banyak yang suka
Hingga dijadikan meril
Biasanya santri baru
Masih muda dan lugu
Imut dan ganteng yang ayu

Hehehehe

Ah, entahlah

Brebes, 14 November 2023

8. LARI PAGI DI PONDOK
Karya : Kang Thohir

Waktu aku di pondok dulu
Aku suka lari pagi setelah sholat subuh
Ya, supaya sehat tubuh
Menepis segala halu

Hilangkan sendu
Ayo, kita lari pagi
Supaya sehat dan berenergi
Biar kuat menghadapi hidup ini

Ya, meski setiap putaran
Aku ngos-ngosan
Namun aku tetap melanjutkan
Hingga berapa putaran

Lari pagi di pondok
Memang enak
Banyak teman yang tengok
Ada yang sedang menghafal sambil berjalan dengan tegak

Brebes, 14 November 2023

9. BELI BAKSO PERTAMA UNTUKNYA
Karya : Kang Thohir

Waktu itu aku beli pas pertama kali
Meski aku belum mengerti
Akhirnya aku beli bakso untuknya
Di Pak Benyamin Keboledan tangga desa
Aku pun membelinya dua
Aku bungkus buat makan di rumahnya
Seperti orang berpacaran
Meski waktu itu belum lamaran

Lalu kita makan
Setelah sampai tujuan
Kita pun berdua makan
Walau satu mangkok sendirian

Kita pun ngobrol dengan asyik
Meski aku malu
Sebab pertama kalinya makan bakso bersama cewek cantik
Bapak dan ibunya menatap aku sebagai calon menantu

Hehehehe

Brebes, 14 November 2023


Bionarasi Penulis :


Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

0 Response to "9 Puisi Terbaru Ciptaan Kang Thohir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel