Siapa Saja Tokoh-Tokoh Populer Filsafat Stoa?


Stoicisme pertama kali muncul di Athena, Yunani, pada abad ke-3 SM oleh Zeno dari Citium. Berawal dari sekolah yang didirikannya di Stoa Poikile, filsafat berkembang melalui kontribusi beberapa filsuf seperti Cleanthes dan Chrysippus. Pada zaman Romawi, Stoicisme mencapai puncaknya melalui tulisan-tulisan monumental Seneca, Epictetus, dan Marcus Aurelius.

Secara konsep, filosofis Stoicisme lebih dominan pada panduan praktis untuk mencapai kemakmuran dan kebahagiaan. Seperti yang disebut Plato sebagai "Eudhomania". Artinya kebahagiaan adalah prioritas pertama dalam hidup.

Menurut Dr. Listiyono, penyebutan Stoicisme atau Stoa karena para filsuf tersebut pernah berdebat dan berdialog di stoicisme atau Stoa. Mereka membahas berbagai isu dan topik, mulai dari teologi, astronomi, fisika, logika, dan etika. Pembahasan utamanya adalah filsafat kebajikan yang hidup dalam etika dan teologi.”

Selain itu jika melihat prinsip utama Stoicisme kuno, maka yang di kedepankan adalah keyakinan bahwa kita tidak bereaksi terhadap peristiwa. Yang penting adalah penilaian kami terhadap mereka yang mengandalkan kami,”

Dari semua itu, filosofi berpikir Stoic sebenarnya bersifat praktis dan dapat diterapkan pada cara berpikir. Diantaranya ialah, fokus pada apa yang bisa dilakukan, mengatur waktu dengan baik, fokus pada cara mengatasi berbagai kendala, berbahagia tanpa egois atau sombong, serta selalu bersikap realistis dan berpikiran maju.

Daripada semua itu, kita tentunya harus membahas siapa saja tokoh-tokoh filsafat Stoa yang populer, berikut adalah daftar tokoh-tokohnya. 

1. Zeno dari Citium (334-262 SM)

Zeno dikenal sebagai pendiri filsafat Stoa dan menciptakan kerangka dasar filsafat. Zeno juga menyebarkan ajarannya di Poikile Colonnade, meletakkan dasar bagi generasi mendatang. 

2. Epictetus (55-135 M)

Epictetus pada mulanya adalah seorang budak yang dibebaskan oleh seorang guru Stoicisme di Romawi. 

Berkaitan dengan pemikiran dan ajarannya, maka yang tercatat oleh muridnya Arrian ialah Epictetus adalah seseorang yang menekankan pentingnya pengendalian diri dan penerimaan nasib.

3. Seneca (4 SM - 65 M)

Seneca adalah tokoh stoicisme yang dikenal sebagai seorang orator, penulis, dan negarawan Romawi yang terkenal karena tulisannya yang mendalam tentang moralitas, kebijaksanaan, dan penyangkalan diri.

4. Marcus Aurelius (121-180 M)

Marcus Aurelius adalah seorang Kaisar Romawi dan filsuf Stoa. Bukunya yang terkenal berjudul "Meditations", dimana didalamnya ia memberikan wawasan tentang hidup bijaksana dalam konteks kepemimpinan.


Kesimpulan

Meski berasal dari zaman kuno, ajaran Stoicisme tetap relevan di zaman modern. Fokus pada pengendalian emosi, menerima kenyataan, dan hidup sesuai dengan nilai-nilai moral memberikan panduan berharga bagi mereka yang mencari makna hidup.

Dimana Stoicisme, dengan pemahamannya yang mendalam, sejarah yang kaya, dan karakter yang menginspirasi, tetap menjadi andalan filosofis bagi banyak orang. Dalam mencari kebijaksanaan dan kedamaian batin, ajaran Stoicisme memberikan pedoman yang dapat membantu manusia hidup bijaksana dan berketahanan.

0 Response to "Siapa Saja Tokoh-Tokoh Populer Filsafat Stoa? "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel