Pendapat Michio Kaku Mengenai Tuhan


Michio Kaku adalah seorang Amerika Ahli Teori Fisika, Futuris, dan Popularizer ilmu ( science komunikator ). Lahir pada tanggal 24 Januari 1947. Michio Kaku juga dikenal sebagai seorang Professor Fisika Teoretis di City College of New York dan CUNY Graduate Center. Kaku pun seorang penulis, dengan menulis beberapa buku tentang fisika dan topik terkait dan telah sering muncul di radio, televisi, dan film. Sebagai pembawa acara dari dua program radio yaitu Science Fantastic dan Explorations in Science. 

Dan selain tampil di radio, Michio Kaku sering tampil di berbagai acara populer sebagai pakar sains, termasuk Larry King Live,  Good Morning America, Nightline, dan 60 Minutes. Dia telah menjadi pembawa acara sejumlah acara sains, termasuk serial Science Channel Sci-Fi Science. Terakhir ia juga merupakan kontributor tetap untuk blognya sendiri, serta outlet media populer lainnya.

Selain itu ia adalah pengarang buku yang sangat terkenal. Sebab ia adalah orang yang pertama menulis buku mengenai Fisika yang masuk dalam deretan buku Best Seller. yakni bukunya yang berjudul Physics impossible dan Brain in future dua di antara buku nya yang menjadi Best Seller. Selain itu juga terdapat bukunya yang berjudul Hiperspace, parallel world dan American.

Aktivitasnya yang sangat padat di atas dilakukannya hingga dengan masa tuanya. Ditambah perusahaan - perusahaan Teknologi besar seperti Microsoft atau Google sering mensponsori beliau untuk menjadi keynote speaker (pembicara) di berbagai acara seminar yang diadakan, dan ketika berbicara selalu saja mendapatkan standing applause dan begitu disukai karena jokes-jokesnya yang dinilai atraktif. terlebih jangkauan dalam topik maupun tema pembicaraannya sangat luas, serta selalu berdampak serius dari perkembangan Science dan Teknologi yang diterangkan mulai dari abad pertengahan, awal abad 20, masa kini dan prediksi 30, 50, 100, maupun 500 tahun yang akan datang.

Kaku selalu bisa menjelaskan, Salah satu yang pernah disampaikan yakni, "Semua yang anda saksikan terhadap semua bagian kehidupan ini terjadi sebagai akibat langsung dari perkembangan science dan technology. Dimana science dan teknologilah yang mendrive perubahan sosial lainya seperti ekonomi, politik ataupun budaya. Bukan sebaliknya seperti thesis dari para pemikir besar dunia seperti Karl Marx dan yang lainnya yang menganggap science dan teknologi sebagai budaya yang ditentukan atau dibentuk oleh keadaan ekonomi".

Maksudnya Kaku, hampir semuanya bisa dideteksi dari kemajuan Ilmu Fisika. Salah satu analogi yang menarik ialah ketika Kaku membicarakan tentang masa depan seperti berikut.

'Mari kita bayangkan, saat ini kita pergi ke tahun 1900 bertemu kakek buyut kita dengan membawa teknologi saat ini seperti iPad, Ipod, Satelit, GPS, Laser maka bagaimana mereka melihat kita. Tentunya mereka akan menganggap kita sebagai tukang tenung atau ahli sihir'.

Selebihnya secara terbuka Kaku juga menyatakan keprihatinannya atas hal-hal termasuk orang menyangkal antropogenik sebagai penyebab pemanasan global, persenjataan nuklir, tenaga nuklir, dan apa yang ia percaya untuk menjadi penyalahgunaan umum ilmu pengetahuan. Kaku memuji posisi Anti perang nuklirnya untuk informasi yang dia pelajari melalui program yang dia dengar di jaringan Radio Pacifica selama tahun-tahun masa di California.

Selama periode inilah dia membuat keputusan untuk berhenti dari karir mengembangkan senjata nuklir. Dan pada masa berikutnya bersama dengan mentornya, Edward Teller, dan sebaliknya, berfokus pada penelitian, pengajaran, penulisan, dan menerima peluang media untuk mendidik, dan aktif terkait dengan Aksi Perdamaian, yang berperan penting dalam membangun gerakan senjata anti-nuklir global. Yang muncul pada tahun 1980-an pada masa pemerintahan Presiden AS, Mr. Ronald Reagan. 

Dan Kaku adalah anggota dewan Aksi Perdamaian dan stasiun radio WBAI-FM di New York City. dimana ia memulai programnya yang sudah berjalan lama, yakni eksplorasi yang berfokus pada isu-isu Sains, Perang, Perdamaian, dan Lingkungan. Nah, sebagai ahli fisikawan, Kaku banyak membuat pernyataan penting terkait fisika yakni sebagai berikut.

"Fisikawan adalah upaya atom untuk memahami dirinya sendiri. Termuat dalam bukunya yang berjudul, Dunia Paralel. Perjalanan Melalui Penciptaan, Dimensi Lebih Tinggi, dan Masa Depan Kosmos. Dan, Dalam beberapa hal, gravitasi tidak ada, apa yang menggerakkan planet dan bintang adalah distorsi ruang dan waktu. Pendapat lainnya yaitu, Untuk memahami kesulitan memprediksi 100 tahun ke depan, kita harus menghargai kesulitan yang dialami orang-orang tahun 1900 dalam memprediksi dunia tahun 2000". Dalam buku (Fisikawan terbuat dari atom).

"Bagaimana Ilmu Pengetahuan Akan Membentuk Takdir Manusia dan Kehidupan Sehari-hari kita oleh tahun 2100" dalam buku Michio (Kaku, Fisika Masa Depan.)

Dan dalam bidang penelitian fisika, Michio Kaku paling dikenal sebagai salah satu pendiri Teori Medan String atau Teori Dawai, yang merupakan cabang khusus dari String yang lebih umum yang sangat mendukung teori pembingkaian secara matematis dalam istilah Medan. Karya Kaku berperan penting dalam menunjukkan bahwa teori Medan konsisten dengan medan yang diketahui, seperti persamaan Medan milik Albert Einstein dari relativitas umum.

Sederhananya, teori Medan String atau Teori Dawai ini, menyatakan bahwasanya segala kekuatan dari alam semesta bisa dijelaskan secara komprehensif dengan mengkombinasikan Hukum Gravitasi dan Mekanika Kuantum. Dimana secara teknis memahami alam semesta dengan cara memahami fenomena di dunia nyata melalui dunia Partikel Subatom. dan berlandaskan hukum fisika yang dapat diterima akal.

Dan pada tahun 2019 kemarin, Kaku melakukan penelitian dengan memanfaatkan sesuatu yang disebut Semi Primitif / Tachyonus radius. Tachyonus ialah sebuah partikel teoritis yang bisa melumpuhkan materi Universe atau Ruang hampa udara diantara partikel materi yang membuat semua bebas dari pengaruh alam semesta sekitarnya.

Artinya Kaku sedang membicarakan sesuatu yang cukup besar. Hingga sampai pada kesimpulan yaitu. Kaku mengklaim bahwa ia telah berhasil membuktikan Tuhan ada, dengan menemukan bukti adanya kekuatan yang mengatur segala sesuatu yang ada di alam semesta.

Dimana dalam wawancara dengan Expers Kaku mengatakan bahwa, "saya menyimpulkan bahwa kita berada di alam yang dibuat oleh suatu entitas kecerdasan universal. Artinya kita hidup dalam satu matrix".

"Bagi saya jelas bahwa kita ada dalam rencana yang diatur oleh aturan yang diciptakan, dan semuanya bukan terjadi karena kebutulan. Percayalah pada saya, semua hal yang kita katakan dan sebut kesempatan hari ini tidak akan masuk akal lagi".

Klaim ini sontak saja menjadi topik trending beberapa minggu di media terlebih pada komunitas Ilmiah, karena bagaimanapun Kaku ialah seorang fisikawan, ilmuwan dan Sainstis yang dihormati dan terpenting di era sekarang.

Nah adapun karya terbaru yang dituliskan oleh Michio Kaku ialah, The God Equation, 2021, The Future of Humanity 2018, The Future of the Mind, 2014, The Best American Science Writing 2012,  Physics of the Future 2012, Physics of the Future 2011, Physics the of Imposible 2008, Parallel Worlds 2004 dan Strings, Conformal Fields, and, M-Theory 2000.

0 Response to "Pendapat Michio Kaku Mengenai Tuhan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel